MASTER38 MASTER38 MASTER38 MASTER38 BOSSWIN168 BOSSWIN168 BOSSWIN168 BOSSWIN168 BOSSWIN168 COCOL88 COCOL88 COCOL88 COCOL88 MABAR69 MABAR69 MABAR69 MABAR69 MABAR69 MABAR69 MABAR69 MAHJONG69 MAHJONG69 MAHJONG69 MAHJONG69 RONIN86 RONIN86 RONIN86 RONIN86 RONIN86 RONIN86 RONIN86 RONIN86 ZONA69 ZONA69 ZONA69 NOBAR69 ROYAL38 ROYAL38 ROYAL38 ROYAL38 ROYAL38 ROYAL38 ROYAL38 ROYAL38
SLOT GACOR HARI INI SLOT GACOR HARI INI
BOSSWIN168 BOSSWIN168
BARON69
COCOL88
MAX69 MAX69 MAX69
COCOL88 COCOL88 LOGIN BARON69 RONIN86 DINASTI168 RONIN86 RONIN86 RONIN86 RONIN86 MABAR69 COCOL88
ronin86
bwtoto
bwtoto
bwtoto
master38
Search for:
  • Home/
  • LAMPUNG/
  • Edan, Oknum Pengacara dan Anaknya Jadi Otak Pencurian Mobil di Lampung
Edan, Oknum Pengacara dan Anaknya Jadi Otak Pencurian Mobil di Lampung

Edan, Oknum Pengacara dan Anaknya Jadi Otak Pencurian Mobil di Lampung

BANDARLAMPUNG, iNews.id – Seorang oknum pengacara berinisial DC (53) diamankan Satreskrim Polresta Bandarlampung lantaran melakukan pencurian mobil. Oknum pengacara bahkan mengajak putranya berinisial CL (24) untuk turut serta dalam tindak pidana pencurian dengan pemberatan tersebut.

Kanit Ranmor Satreskrim Polresta Bandarlampung Iptu Saidi Jamil mengatakan, tindak pidana pencurian itu bermula pada awal November 2023 pelaku DC, CL dan AT merencanakan untuk mencuri mobil Pajero Sport milik tersangka DC. 

“Jadi Pajero Sport itu punya DC yang direncanakan untuk ditakeover, setelah itu dicuri kembali. Ini sindikat,” ujar Saidi kepada awak media, Rabu (13/12/2023).

Saidi menuturkan, sebelum ditakeover, para pelaku memasang GPS pada mobil Pajero Sport warna hitam tersebut, menduplikat kunci mobil, serta membuat aplikasi pembiayaan leasing palsu. Setelah itu, para pelaku berbagi peran. 

Tersangka DC dan CL berperan mempersiapkan kendaraan, kunci duplikat, STNK palsu dan surat Aplikasi pembiayaan palsu. Kemudian pada 10 November 2023 kendaraan tersebut diserahkan oleh CL kepada pelaku lain berinisial AP (DPO) untuk ditakeover kepada korban Safrans (33) senilai Rp174 juta dengan aplikasi pembiayaan palsu yang telah disiapkan para pelaku. 

“Selanjutnya uang hasil penjualan itu dibagi. Lalu, pada 14 November pelaku memantau GPS untuk melakukan pencurian. Setelah dipantau, ternyata mobil tersebut berada di Jalan KH Mansyur, Kota Bandarlampung,” ucapnya. 

Saidi melanjutkan, pelaku ED dan AT menuju lokasi menggunakan satu unit mobil untuk mengeksekusi mobil Pajero tersebut. Sementara, CL mengawasi suasana sekitar. 

“Lalu ED turun dengan membawa kunci duplikat dan membawa mobil tersebut, korban yang mengetahui bahwa mobilnya dicuri langsung melaporkan ke Polresta Bandarlampung,” katanya.

Editor : Nani Suherni

Follow Berita iNewsLampung di Google News

Bagikan Artikel:

COCOL88 GACOR77 RECEH88 NGASO77 TANGO77 PASUKAN88 MEWAHBET MANTUL138 EPICWIN138 WORTEL21 WORTEL21 WORTEL21 WORTEL21 WORTEL21